Bikeracing-games

Website Balapan Motocross

6 Hal Melelahkan tapi Seru Ini Cuma Dialami Para Mama Muda

6 Hal Melelahkan tapi Seru Ini Cuma Dialami Para Mama Muda
6 Hal Melelahkan tapi Seru Ini Cuma Dialami Para Mama Muda
para mama muda

para mama muda

Menurut agent88bet hidup memang bukan ajang pacuan termasuk ketika anda sudah menginjak mahligai lokasi tinggal tangga terlebih dulu dikomparasikan dengan teman-temanmu. Namun, merasakan urusan itu lebih dulu, memberimu sensasi yang belum pernah teman-temanmu alami. Mungkin teman-temanmu mengira bahwa menikah dan mempunyai anak adalahsuatu kebahagiaan terbesar dalam hidup, hari-hari terasa estetis karena telah ditemani oleh suami. Rumah tak lagi sepi sebab sudah terdapat tangis dan tawa dari si kecil.

Jika anak muda seusiamu masih teratur hang out ke mall, piknik ke pantai atau gunung, rasanya kontras sekali dengan anda yang malah harus sudahdapat mengurus suami dan anak. Tidak terdapat lagi kata “hari libur”sebab setiap hari tidak jarang kali sibuk dengan kegiatan rumah tangga. Tidak terdapat lagi kata “bangun siang” sebab suami butuh diurus untuk kebutuhan berangkat ke kantor. Dan tidak terdapat lagi kata “berleha-leha” sebab sudah terdapat si kecil yang tidak dapat diprediksi kapan dia akan mohon ASI dan buang air.

Hal tersebut tampaknya melulu sebagian kecil dari banyaknya hal beda yang hanya dapat dirasakan oleh ibu muda. Apakah anda sudah merasakannya?

1. Galeri handphone sarat oleh potret bayimu. Coba scroll deh, masih adakah foto-foto masa gadismu?
Selagi muda dan masih alay, tumpukan potret selfie pastinya mengisi galeri ponselmu. Tapi sejak bayimu lahir, anda pasti tidak tahan untuktidak jarang kali mengabadikan masing-masing momen lucunya. Entah itupotret atau video, sekian banyak ekspresi bayimu terekam masing-masing harinya. Dari mulai bayimu baru lahir, menangis, mengoceh, mulai dapat tengkurap hingga berjalan, tak pernah luput dari perhatianmu untuk tidak jarang kali memotretnya. Dan setiap anda membuka galeri foto, anda baru menyadari bahwa foto-foto selfiemu dahulu telah tenggelam kalah dengan foto-foto bayimu.

2. Bangun tengah malam jadi urusan yang biasa dilakoni. Dulu begadangbikin nyusun skripsi, sekarang…ngasuh bayi
Awal-awal mempunyai bayi barangkali ada tidak banyak rasa kesal saat tidur nyamanmu terganggu oleh suara tangisannya. Tapi seluruh rasa kesalmu disangga mengingat tersebut sudah menjadi kewajibanmu guna memberinya ASI. Hal ini dapat jadi paling sulit dilewati lagipula buatanda yang tidak terbiasa begadang. Bahkan terdapat yang bilang bahwawaktu menyusui tersebut lebih berat daripada waktu hamil. Entah mana yang benar tetapi lagi-lagi demi anak, apapun rela dilaksanakan sang ibu.

3. Kenikmatan dalam urusan santap sedikit tidak sedikit akan terganggu. Nyebokin anak saat lagi enak-enaknya makan? Sudah biasa~
Awal-awal mempunyai bayi barangkali ada tidak banyak rasa kesal saat tidur nyamanmu terganggu oleh suara tangisannya. Tapi seluruh rasa kesalmu disangga mengingat tersebut sudah menjadi kewajibanmu guna memberinya ASI. Hal ini dapat jadi paling sulit dilewati lagipula buatanda yang tidak terbiasa begadang. Bahkan terdapat yang bilang bahwawaktu menyusui tersebut lebih berat daripada waktu hamil. Entah mana yang benar tetapi lagi-lagi demi anak, apapun rela dilaksanakan sang ibu.

4. Kepanikan pasca anak disuntik vaksin dapat jadi urusan yang paling menakutkan. Apalagi bila anak demam setelahnya
Sebagai ibu muda yang memegang prinsip “mencegah lebih baik daripada mengobati”, rasanya suntik vaksin guna anak adalahhal yang wajib. Tak ketinggalan masing-masing bulannya rajin datang posyandu atau dokter anak demi menyerahkan ‘tameng’ pada anak supaya tak gampang terjangkit penyakit yang berbahaya. Tapi masing-masing tindakan tentu mempunyai resiko. Tak terkecuali suntik vaksin yang kadang menyerahkan efek pada tubuh anak laksana demam, panas, nyeri di unsur yang disuntik, dan lain-lain.

Tak jarang sakit yang dialami oleh anak membuatnya rewel dan tidak jarang menangis. Sebagai ibu muda yang masih minim bakal ilmu kesehatan anak, hanya dapat menenangkan anak dengan teknik menggendongnya atau mengkompres guna menurunkan panasnya sambil bercita-cita rasa sakit yang diderita anak segera hilang.

5. Ingin menuntaskan semua kegiatan rumah tangga namun anak tidakinginkan lepas dari gendongan tersebut rasanya…
Dilema ibu muda yang satu ini ialah yang unfinishable alias tidak bakal pernah teratasi dan tidak bakal ada ujungnya. Ingin lokasi tinggal bersih dan apik tapi si kecil masih hendak bermanja-manja dengan ibunya. Belum sempat memasak guna suami yang sebentar lagi kembali kerja namun sebentar-sebentar anak rewel mohon digendong. Boro-boro inginkan dandan cantik, mandi pagi aja belum. Sekalinya anak telah tidur pas ditaruh di kasur eh dia melek lagi matanya. Terus nangis lagi sebab dia tau ibunyainginkan pergi ke dapur sebentar. Akhirnya gak jadi lagi masaknya

6. Namun salah satu semua “kenikmatan” tersebut, ada urusan yang tidakdapat diukur oleh pelajaran apapun: kebahagiaan menyandang kedudukan sebagai ibu
Berbahagialah wahai ibu muda, ketika banyak sekali teman-teman seusia masih berfoya-foya dan berfoya-foya, anda sudah punya dunia sendiri yang tidak seluruh orang dapat merasakannya. Di umur muda, anda sudah ditempa guna menjadi sebaik-baiknya orang tua. Menjalani kehidupan yanginginkan tidak inginkan harus anda hadapi meskipun tidak pernah mempelajari tersebut sebelumnya.

Semangatlah wahai ibu muda, sebab dari tanganmulah bakal lahir generasi-generasi baru yang besok akan memenuhi dunia ini dengan sarat warna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *